Wajar. Kebanyakan orang emang baru inget hampers pas mau Lebaran atau Natal.
Padahal coba hitung: setiap hari ada yang lahiran, ulang tahun, wisuda, nikahan, pindah rumah, sampai kantor yang nyambut karyawan baru. Semuanya butuh hampers.
Orang yang ngeh soal ini terima orderan sepanjang tahun. Modal per hampers 30 sampai 100 ribuan, dijualnya 150 sampai 500 ribuan.*
Dan mereka nggak bikin apapun. Isinya produk jadi yang tinggal dibeli, dikemas cantik, lalu dijual pakai sistem PO: dibayar dulu, baru belanja.
Bedanya kamu sama mereka bukan bakat, bukan modal. Cuma satu: mereka pegang sistemnya, kamu belum.